Minahasa,ZonaLensa.com – Memasuki momentum pemilihan Hukum Tua, Desa Touliang Oki kini memiliki sosok harapan baru yang membawa pesan persatuan yang kuat. Noufi Karomoy, S.Th., M.Si., secara resmi hadir menawarkan visi kepemimpinan yang berlandaskan kasih melalui komitmen utama: “Kasih Menembus Perbedaan.”

Dalam keterangannya, Noufi Karomoy menegaskan bahwa keberagaman latar belakang masyarakat Touliang Oki bukanlah sebuah kelemahan, melainkan aset terbesar jika dikelola dengan hati yang tulus.
Mengusung jargon “Bersama Kita Bisa,” ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meninggalkan sekat-sekat perbedaan demi kemajuan bersama.
Sebagai sosok yang memiliki kedalaman ilmu teologi dan magister sains, Noufi percaya bahwa kepemimpinan yang berhasil dimulai dari kemampuan menyatukan hati.
“Perbedaan bukanlah penghalang bagi kita untuk maju. Justru dalam perbedaan, kita menemukan warna. Kasih adalah kekuatan yang mampu meruntuhkan tembok pemisah, dan dengan kasih pulalah kita akan membangun desa ini,” ujar Noufi Karomoy.
Noufi memaparkan tiga langkah utama untuk membawa perubahan nyata bagi desa:
Satukan Hati: Menghilangkan ego kelompok dan membangun rasa persaudaraan antar warga.
Satukan Langkah: Menyelaraskan program pembangunan desa agar tepat sasaran dan transparan.
Satukan Tujuan: Fokus pada satu muara, yakni Touliang Oki yang Maju dan Sejahtera.
Membawa semangat intelektualitas dan spiritualitas, Noufi Karomoy berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan publik yang inklusif—di mana setiap warga, tanpa memandang status atau latar belakang, memiliki hak yang sama untuk disejahterakan.
“Kita punya potensi, kita punya sumber daya. Sekarang saatnya kita bergerak dalam satu irama. Mari kita buktikan bahwa Touliang Oki bisa menjadi teladan bagaimana sebuah perbedaan bisa disatukan oleh tujuan mulia,” pungkasnya.
